Polsek Putussibau Selatan Laksanakan Monitoring dan Pemetaan Wilayah Terdampak Banjir, Warga Diimbau Tetap Waspada




Putussibau Selatan – Sebagai bentuk respon cepat terhadap meningkatnya debit air di sejumlah wilayah, jajaran Polsek Putussibau Selatan melaksanakan kegiatan monitoring dan pemetaan daerah terdampak banjir di wilayah Kecamatan Putussibau Selatan, Rabu (6/5/2026) pukul 10.00 WIB.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Putussibau Selatan IPTU Ismail Sinuraya bersama lima personel, sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan potensi gangguan kamtibmas akibat bencana banjir.


Dari hasil monitoring, beberapa wilayah terdampak cukup signifikan, di antaranya Kelurahan Kedamin Hilir dengan ketinggian air mencapai sekitar 90 cm di kawasan Jalan Kalimantan RT 06 sampai RT 09 (Teluk Barak), sehingga akses kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat dilalui. Selain itu, halaman sekolah dasar setempat turut terendam air.


Sementara di Desa Tanjung Jati, genangan air setinggi 30 hingga 50 cm merendam sejumlah titik di Jalan Wan Ismail, termasuk area depan masjid dan halaman sekolah, sehingga kendaraan roda dua belum dapat melintas.


Sedangkan di Desa Sungai Uluk, beberapa ruas Jalan Putussibau–Bika terdampak genangan dengan ketinggian bervariasi antara 10 hingga 40 cm. Sebagian jalan masih dapat dilalui, namun di beberapa titik kendaraan bermotor sudah tidak bisa melintas.


Akibat banjir tersebut, sejumlah warga mulai mengamankan barang-barang rumah tangga, memindahkan kendaraan ke lokasi lebih tinggi, serta mengevakuasi hewan ternak ke tempat aman. Kebun masyarakat di bantaran Sungai Kapuas juga dilaporkan ikut tergenang.


Dalam kesempatan itu, personel kepolisian juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama mengawasi anak-anak saat bermain air, mengamankan instalasi listrik di rumah, mewaspadai binatang berbisa, serta siap siaga apabila terjadi banjir susulan.


Kapolsek Putussibau Selatan menegaskan bahwa patroli dan monitoring akan terus ditingkatkan di kawasan rawan banjir guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif serta memastikan keselamatan masyarakat.


Hingga saat ini, belum terdapat korban jiwa maupun gangguan kamtibmas akibat banjir. Namun masyarakat diminta tetap waspada mengingat curah hujan di wilayah hulu sungai masih berpotensi meningkat.

Post a Comment

0 Comments