Kapuas Hulu – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Salah satunya dilakukan Polsek Putussibau Utara dengan mendampingi penjualan hasil panen jagung kelompok tani binaan ke Gudang Bulog Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa (9/6/2026).
Kapolsek Putussibau Utara AKP Jauhari bersama personel turun langsung mengawal proses penjualan jagung hasil panen petani yang selama ini mendapatkan pendampingan dari Polsek Putussibau Utara. Pendampingan tersebut menjadi bentuk sinergi Polri bersama masyarakat dalam mendorong peningkatan produksi pertanian sekaligus memastikan hasil panen memiliki akses pasar yang jelas.
Sebelum diterima oleh Bulog, jagung terlebih dahulu menjalani serangkaian uji kualitas. Hasil pemeriksaan menunjukkan rata-rata kadar air sebesar 13,50 persen dengan kondisi biji berjamur 0,85 persen, biji rusak 0,14 persen, biji pecah 1,89 persen, tanpa benda asing, serta kadar aflatoksin 6,00 persen. Berdasarkan hasil tersebut, jagung dinyatakan memenuhi standar penerimaan Bulog.
Sebanyak 300 kilogram jagung berhasil diserap oleh Bulog Putussibau dengan harga Rp6.400 per kilogram. Penjualan tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi petani sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.
Kapolsek Putussibau Utara menyampaikan bahwa pendampingan terhadap kelompok tani merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah. Melalui kolaborasi antara Kepolisian Republik Indonesia dan Kementerian Pertanian, diharapkan ketahanan pangan nasional semakin kuat serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di daerah.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 10.50 WIB tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjadi bukti nyata sinergitas Polri dalam mendukung pembangunan sektor pertanian demi terwujudnya Indonesia yang mandiri di bidang pangan.
0 Comments