Polsek Bunut Hulu Fasilitasi Mediasi Kasus Dugaan Pengeroyokan di Desa Beringin



Kapuas Hulu – Menindaklanjuti pemberitaan yang beredar di media online terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan yang terjadi di Desa Beringin, Kecamatan Bunut Hulu, pihak Kepolisian Sektor Bunut Hulu telah mengambil langkah cepat dengan memfasilitasi mediasi antara pihak-pihak yang terlibat.


Pertemuan mediasi lanjutan dilaksanakan pada Rabu, 15 April 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, bertempat di Mapolsek Bunut Hulu. Mediasi tersebut mempertemukan langsung pihak pelapor dan terlapor guna mencari penyelesaian terbaik secara kekeluargaan.


Dari hasil pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan melalui mekanisme adat. Pihak terlapor telah memenuhi kewajiban pembayaran adat sesuai kesepakatan yang telah ditentukan bersama.


Adapun identitas korban diketahui bernama Idul Zainudin (41), seorang petani/pekebun, warga Dusun Kedaung Raya, Desa Beringin. Sementara pihak terlapor masing-masing berinisial Wahyu Ilham (16), pelajar, dan Angga Hendrawan (21), mahasiswa, yang juga merupakan warga Desa Beringin.


Dalam proses mediasi tersebut turut dihadiri saksi-saksi, di antaranya Awang Aldi dan Deski Eri Gunawan.


Kapolsek Bunut Hulu melalui anggotanya menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menjalankan peran sebagai fasilitator dalam penyelesaian perkara melalui pendekatan problem solving, dengan mengedepankan komunikasi, musyawarah, serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.


Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian meliputi:


Mengundang dan mempertemukan kedua belah pihak;

Memberikan pemahaman untuk menjalin komunikasi yang baik;

Melaporkan hasil kegiatan kepada pimpinan;

Melakukan dokumentasi kegiatan.


Dengan telah disepakatinya penyelesaian secara kekeluargaan melalui mekanisme adat, diharapkan permasalahan tersebut tidak berlanjut serta hubungan sosial masyarakat tetap terjaga dengan baik.


Polsek Bunut Hulu juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap mengedepankan penyelesaian masalah secara damai serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.

Post a Comment

0 Comments